Suarakemanusiaan.com, – Dalam meregenerasi Koordinator Forum Remaja PMI (FORPIS) periode 2026/2027 serta sosialisasi sekaligus pelantikan FORPIS yang sempat vakum ini akibat pandemic Covid-19. PMI Kabupaten Probolinggo berupaya mengaktifkan kembali peran FORPIS.

Calon koordinator ini diikuti sebanyak 17 orang yang bisa hadir merupakan Ketua PMR Wira dari berbagai sekolah di Kabupaten Probolinggo yang telah lolos mengikuti seleksi di sekolah masing- masing.

“Saya harap dan yakin bahwa nanti FORPIS bisa menjadi jembatan dan menjadi yang terbaik membawa Kabupaten Probolinggo mencapai tujuannya, kita juga ikut menciptakan suasana dengan potensi yang cukup banyak. Dan terima kasih banyak untuk koordinator lama karena telah memberi banyak prestasi untuk kita.

Koordinator FORPIS periode sebelumnya, Raisya Alifia Drienda, mengatakan bahwa proses seleksi yang dilaksanakan tidak hanya bertujuan memilih dan mengisi jabatan baru, tetapi juga membentuk karakter dasar seorang relawan.

Menurut dia, kedisiplinan, sikap, dan kesigapan menjadi aspek penting yang harus dimiliki oleh seorang koordinator FORPIS. Hal tersebut karena keterlibatan dalam berbagai kegiatan PMI menjadi salah satu tanggung jawab yang harus dijalankannya,” ujar Ketua PMI Kabupaten Probolinggo dr. Adi Nugroho W D, M.M.Kes.

Reorganisasi ini tidak hanya bertujuan untuk melakukan pergantian, tetapi juga mempersiapkan FORPIS agar dapat berperan lebih aktif di masa mendatang. Salah satu fokus yang dibahas dalam kegiatan tersebut adalah upaya memberdayakan media sosial sebagai sarana publikasi kegiatan PMI.

Dengan pemanfaatan media sosial yang lebih optimal, PMI Kabupaten Probolinggo diharapkan dapat lebih dikenal oleh masyarakat, khususnya sekolah yang masih belum memiliki PMR di unitnya.

Selain itu, FORPIS juga diharapkan dapat menjadi penghubung antara anggota PMR di sekolah dengan PMI Kabupaten Probolinggo, tambahnya.

Kegiatan sosialisasi, pemilihan sekaligus pelantikan FORPIS yang dilaksanakan pada tanggal 20 Juni 2026 bertempat di Markas PMI Kabupaten Probolinggo.

Sebelum proses pemilihan melalui beberapa seleksi yang terdiri 5 tahapan yaitu seleksi administrasi, tes tulis, tes wawancara, unjuk minat bakat serta pemaparan visi, misi, dan program kerja. Tahapan tersebut dilakukan untuk menjaring calon pengurus yang dinilai mampu menjalankan tugas sebagai Koordinator FORPIS pada periode berikutnya.

Penilaian tes wawancara dilakukan langsung oleh Panitia, dari Koordinator FORPIS, termasuk staff markas PMI Kabupaten Probolinggo. Bahkan Kepala Markas dan Ketua PMI terlibat langsung dalam proses penilaian tersebut sebagai bentuk kepedulian dan motivasi semangat yang besar untuk para generasi relawan masa depan.

Berdasarkan hasil seleksi, Aprilia Dwi Kartika dari SMAN 1 Kraksaan terpilih sebagai Koordinator FORPIS PMI Kabupaten Probolinggo periode 2026/2027 dengan nilai total 455 poin. Ketua PMI Kabupaten Probolinggo, dr. Adi Nugroho, W.D., M.M.Kes., yang melantik langsung, berharap FORPIS dapat menjalankan perannya dengan baik pada masa mendatang.

Menurutnya, keberadaan FORPIS memiliki potensi besar dalam mendukung berbagai kegiatan PMI di Kabupaten Probolinggo. dan juga menyampaikan apresiasi kepada FORPIS sebelumnya atas kontribusi yang telah diberikan selama masa pengabdiannya.

Koordinator FORPIS periode sebelumnya, Raisya Alifia Drienda, mengatakan bahwa proses seleksi yang dilaksanakan tidak hanya bertujuan memilih dan mengisi jabatan baru, tetapi juga membentuk karakter dasar seorang relawan.

Menurut dia, kedisiplinan, sikap, dan kesigapan menjadi aspek penting yang harus dimiliki oleh seorang koordinator FORPIS. Hal tersebut karena keterlibatan dalam berbagai kegiatan PMI menjadi salah satu tanggung jawab yang harus dijalankannya.

“Penyeleksian kegiatan pada hari ini membentuk kedisiplinan, berkaitan dengan waktu, attitude, dan kesigapan, karena kedepannya seorang koordinator akan dilihat dari ketersediaan dalam kegiatan PMI bagi koordinator FORPIS kedepannya. Teman-teman yang hadir pada kegiatan hari ini semoga kedepannya dapat meningkatkan kapasitas tingkatan PMR dari Mula, Madya, hingga Wira.

Aprilia Dwi Kartika ketua PMR SMAN 1 Kraksaan, terpilih mengaku bersyukur dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga terpilih sebagai Koordinator FORPIS periode 2026/2027.

Menurutnya, kegiatan reorganisasi dan pelantikan tidak hanya menjadi ajang seleksi, tetapi juga kesempatan untuk memperluas relasi dengan sesama anggota PMR dari berbagai sekolah di Kabupaten Probolinggo. Ia berharap komunikasi yang telah terjalin selama kegiatan dapat menjadi modal untuk membangun kerja sama dalam kepengurusan FORPIS ke depan.

“Kesan dari saya, pelantikan FORPIS tadi cukup seru, tertib dan tidak membosankan. Setelah acara pelantikan tadi saya jadi mengenal ketua dari beberapa sekolah lain yang ikut serta dalam pelantikan.

Selain mengikuti sosialisasi dan seleksi, peserta juga mengikuti sesi ice breaking dan pengenalan antar calon Koordinator FORPIS. Kegiatan tersebut dilakukan untuk membangun komunikasi dan kerja sama sejak awal sebelum FORPIS baru mulai menjalankan tugas dan amanahnya.

Suasana kegiatan berlangsung kondusif hingga pelantikan yang digelar secara khidmat dan dihadiri jajaran pengurus PMI Kabupaten Probolinggo. Melalui reorganisasi ini, PMI Kabupaten Probolinggo berharap FORPIS periode 2026/2027 dapat menjalankan program kerja secara aktif dan berkelanjutan.

(Bee/Redaksi***)