Suarakemanusiaan.com, — Palang Merah Indonesia (PMI) melalui Gudang Regional PMI di Gresik mengirimkan bantuan logistik untuk mendukung respons penanganan bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung operasional Tim Dukungan Bencana (TDB) PMI di Labuan Bajo.
Kepala Gudang Regional PMI Gresik, Syaifullah, mengatakan pengiriman bantuan tahap pertama dilakukan pada 19 Agustus 2026. Bantuan tersebut disalurkan untuk mendukung kegiatan operasional TDB PMI dalam menangani dampak gempa bumi di wilayah NTT.
Logistik yang dikirim pada tahap pertama meliputi dua unit wikihall, 240 helm, 500 terpal, 249 palu, 1.000 sarung, 500 jeriken lipat, 500 kelambu, 276 pasang sarung tangan kain, 35 sekop, 300 rompi merah, satu set tenda regu, serta 1.000 jeriken berkapasitas 10 liter.
Selanjutnya, pada 24 Agustus 2026, PMI kembali mengirimkan bantuan tahap kedua berupa 10 toilet portabel, 1.000 jeriken berkapasitas 10 liter, dan 71 set tenda individu.
“Pengiriman logistik secara bertahap ini merupakan bagian dari dukungan PMI, khususnya PMI Pusat, untuk memastikan kebutuhan operasional tim di lapangan dapat terpenuhi selama pelaksanaan respons bencana,” kata Syaifullah.
Menurut Syaifullah, berbagai perlengkapan tersebut diharapkan dapat membantu relawan dan petugas PMI dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak gempa.
PMI terus memperkuat kesiapsiagaan dan respons kemanusiaan melalui dukungan personel dan logistik. Dalam hal ini, Gudang Regional PMI di Gresik menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung mobilisasi bantuan secara cepat dan terkoordinasi ke wilayah terdampak bencana.
Dengan dukungan tersebut, PMI berharap proses penanganan dan pemulihan masyarakat terdampak gempa di NTT dapat berjalan secara efektif. Bantuan ini juga diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus mendukung keselamatan masyarakat di wilayah terdampak. (*)


Tinggalkan Balasan