Suarakemanusiaan.- Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR PMI) Unit ITSBM Selayar menggelar kegiatan Pendidikan dan Latihan Dasar (DIKLATSAR) sebagai langkah awal dalam membentuk relawan yang profesional, humanis, dan memiliki jiwa pengabdian tinggi. Kegiatan pembukaan dilaksanakan pada Jumat pukul 09.00 WITA di Markas PMI Kabupaten Kepulauan Selayar, Jalan Abdul Kadir Kasim, Bontoharu, Kepulauan Selayar.

DIKLATSAR ini menjadi momentum penting bagi KSR PMI Unit ITSBM Selayar dalam mempersiapkan generasi relawan yang tidak hanya memiliki keterampilan di bidang kepalangmerahan, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

Dalam sambutannya, Komandan KSR PMI Unit ITSBM Selayar menyampaikan harapannya agar kegiatan ini mampu melahirkan relawan yang profesional, humanis, dan memiliki semangat pengabdian yang tinggi. Ia juga berharap para relawan nantinya dapat membawa nama baik ITSBM Selayar dalam berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan pembukaan turut dihadiri oleh Wakil Rektor ITSBM Selayar, Dr. Muhammad Ihsan Maro, Kepala Biro APAK Yanur Taufiq, S.Sos., M.M., Wakil Ketua PMI Kepulauan Selayar H. Pattalolo, Sekretaris PMI Kepulauan Selayar Ashaf Taufik, S.K.M., M.M., serta Dewan Pembina KSR PMI Unit ITSBM Selayar dr. Astari P. Nuhrintama, MARS., dan Suhardin B., S.Si.

Pada kesempatan tersebut, Dr. Muhammad Ihsan Maro menegaskan bahwa para peserta DIKLATSAR merupakan generasi pertama yang akan menjadi bagian penting dalam sejarah berdirinya KSR PMI Unit ITSBM Selayar. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga komitmen sebagai bagian dari perguruan tinggi Muhammadiyah.

“Saudara sekalian adalah generasi awal yang akan mencatat sejarah berdirinya KSR PMI Unit ITSBM Selayar. Oleh karena itu, jadilah teladan yang baik serta mampu mengamalkan nilai-nilai Islam dan kemuhammadiyahan dalam setiap aktivitas,” ujarnya.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh dan menjadikan DIKLATSAR ini sebagai bekal dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan di masa mendatang.

Kegiatan DIKLATSAR berlangsung pada 11–17 Mei 2026 dengan berbagai materi kepalangmerahan, pelatihan kedisiplinan, serta pembinaan mental dan spiritual. Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir relawan-relawan tangguh yang siap berkontribusi aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan, baik di tingkat lokal maupun nasional.

(Redaksi***)